Selasa, 30 Oktober 2012

Kerusakan Lingkungan Alam dan Solusi Pelestarian Alam


Kerusakan Lingkungan Alam
dan Solusi Pelestarian Alam



Di era yang modern dan kehidupan sosial yang megapolitan ini masyarakat dihadapkan kepada fenomena kemajuan lingkungan hidup dan kerusakan lingkungan itu sendiri. Masyarakat dituntut bagaimana kesadarannya mengenai pelestarian alam lingkungan di tengah pembangunan yang saat ini semakin merebak dimana – mana. Pencemaran lingkungan hidup harus  menjadi perhatian yang serius di era saat ini. Meningkatnya kegiatan industri seperti pertambangan telah banyak mengganggu ekosistem lingkungan hidup dengan kegiatan penebangan pohon dan kebisingan alat-alat pertambangan yang digunakan
Kesadaran perusahaan yang selama ini bergerak dalam bidang eksploitasi sumber daya alam juga harusnya dapat menanggulangi permasalahan yang berhubungan dengan limbah, daerah galian yang dieksploitasi dan juga masalah – masalah lingkungan hidup lainnya yang disebabkan dengan adanya perusahaan tersebut.
Perusahaan – perusahaan yang selama ini mengeksploitasi sumber daya alam tersebut seharusnya dapat menyeimbangkan antara eksploitasi dan pelestarian lingkungan demi menciptakan lingkungan hidup yang berjalan selaras dan dapat lestari hingga anak cucu kita nanti.
Ø    Mengetahui bagaimana cara pembangunan yang memperhatikan lingkungan hidup
Ø    Menganalisis bagimana kerusakan lingkungan hidup dan penyebab – penyebanya.
Ø    Ingin menganalisis bagaimana cara pelestarian alam yang dilakukan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang eksploitasi sumber daya alam.
Ø    Mengetahui bagaimana cara pelestarian lingkungan hidup dalam kehidupan sehari – hari dari lingkungan di sekitar kita.
Ø    Mengetahui bagaimana lingkungan hidup yang diharapkan oleh masyarkat dan upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk pelestarian tersebut.

Keseimbangan antara kita dan alam serta lingkungan harus saling beriring dan seimbang. Bagaimanapun kita sebagai manusia pasti akan selalu memerlukan sumber daya alam dalam kehidupan kita. Kita juga akan senantiasa mendambakan lingkungan yang sehat dalam keseharian kita. Di era yang semakin modern dan semakin maju ini, perhatian dan kepedulian manusia terhadap lingkungan semakin sangat memperihatinkan. Manusia semakin disibukkan dengan rutinitas mereka dalam mencari materi, sehingga kebiasaan kerja bakti yang merupakan kebiasaan paling sederhana dalam masyarakat telah ditinggalkan. Mereka lebih memilih membayar dan mempercayakan semua lingkungan kepada petugas yang bersangkutan.
Dengan fenomena yang terjadi saat ini maka rutinitas bencana banjir di saat musim penghujan bukan menjadi hal yang mengherankan, ini semua di karenakan kesadaran dan kebiasaan kita yang semakin tidak peduli. Kebiasaan membunag sampah yang sembarangan, saluran air rumah tangga yang tidak memikirkan mutu kesahatan dan juga pembangunan yang semakin menggusur lingkungan hijau yang selama ini menjadi daerah resapan air.
Pembangunan mall, apartment, hotel dikota dan didaerah harusnya dapat dilakukan dengan prinsip dan tidak hanya memikirkan keuntungan semata, tetapi juga harus memikirkan bagaimana dampak lingkungan yang akan ditimbulkan. Banyak pembebasan tanah dan alih fungsi lahan yang tidak mengindahkan akibat apa yang terjadi dengan ekosistem. Daerah yang dulunya taman bermain dan derah resapan disulap menjadi bangunan apartment yang menulang tinggi. Bagi kehidupan hal ini semakin meniadakan area bermain dan fasilitas umum bagi masyarakat. Damapak bagi lingkungan, daerah resapan air semakin ditutupi oleh plasteran dan aspal – aspal, dan juga pohon rindang yang berfungsi sebagai paru – paru kota kini menjadi beton cor. Hal ini sangat merusak keseimbangan alam dan lingkungan di daerah kota yang semakin lama penduduknya semakin banyak. Dari segi kehidupan masyarakatnya sendiri sebaiknya kita senantiasa dapat sadar lingkungan dan saling berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, dimulai dari yang terdekat dan sederhana adalah dilingkungan rumah kita sendiri seperti membuang sampah pada tempatnya, bijaksana dalam menggunakan air, listrik, dan bahan bakar minyak yang semuanya merupakan sumber daya alam yang sangat vital bagi kehidupan kita. Berbagai sumber daya alam yang mempunyai sifat dan perilaku yang beragam tersebut saling berinteraksi dalam bentuk yang berbeda-beda pula. Sesuai dengan kepentingannya maka sumber daya alam dapat dibagi atas;

(a). fisiokimia              seperti air, udara, tanah, dan sebagainya,
(b). biologi                   seperti fauna, flora, habitat, dan sebagainya, dan
(c). sosial ekonomi      seperti pendapatan, kesehatan, adat-istiadat, agama, dan
                                                lainlain.



  

Air merupakan sumber daya alam yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup. Dengan air kita dapat melakukan aktifitas seperti mand, buang air, memasak, mencuci dan kegiatan lainnya, akan tetapi gambaran semacam ini sudah pasti tidak asing di kali atau sungai – sungai dijakarta atau di sekitar kita. Ini merupakan bentuk kurang sadarnya kita sebagai masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan kita. Kita dengan mudahnya membuang sampah sampai menunpuk dan mengakibatkan pendangkalan sungai atau kali. Padahal fungsi dari kali tersebut merupakan daerah aliran dan wadah dari curahan air hujan, apabila semua kali sudah tertimbun oleh sampah yang menumpuk maka jangan kita menyalahkan siapapun apabila setiap musim penghujan datang maka daerah Jakarta merupakan daerah yang menjadi daerah “langganan” banjir. Aliran air dari bogor tertutup oleh timbunan sampah, dan juga volume air yang dapat ditampungpun semakin sedikit karena pendangkalan sungai atau kali tersebut.
Contoh kasus yang merupakan bentuk dari kelalaian perusahaan dalam mengelolah limbah produksi yang menyebabkan pencemaran air adalah kasus PT. Newmon. Perusahaan ini berada di minahasa. Perusahaan inii membung limbahnya ke sungai (teluk buyat), dimana teluk tersebut merupakan salah satu sumber air untuk aktifitas warga sekitar. Dan damapak dari kelalaian perusahaan tersebut adalah banyaknya warga teluk buyat yang terjangkit berbagai penyakit kulit dan penyakit – penyakit lainnya yang disebabkan oleh limbah tersebut. Dan juga ekosistem yang ada di teluk tersebut ikut tercemar, mulai dari kondisi air yang beracun dan juga matinya ikan – ikan dan biota air lainnya. Hal ini seharusnya menjadi perhatian penting dari semua pihak, terutama oleh pemerintah yang seharusnya dapat memberikan regulasi yang baik tentang bagaimana cara dalam pengolahan dan pembuangan limbah hasil produksi dari perusahaan – perusahaan yang beropersi di Indonesia agar lingkungan dan lingkungan alam Indonesia dapat tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, banyaknya laundry kiloan yang semakin marak juga merupakan salah satu penyumbang dari tercemarnya air. Dari sisa air detergen yang mengandung zat kimia. Dan juga adanya perusahaan dan pabrik – pabrik yang tidak mengerti tentang pelestarian alam, mereka mengalirkan limbah sisa hasil mereka langsung ke aliran sungai, padahal zat tersebut beracun dan menggangu akosistem dan sanitasi air itu sendiri. Banyaknya zat dan racun yang terdapat dalm air ini juga akan berdampak kepada air tanah dan sumber – sumber air yang kita gunakan dan kita konsumsi sehari – hari. Oleh karena itu penting kita sadari bagaimana upaya kita sebagai masyarakat untuk bersedia ikut serta dan mangajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat peduli mengenai hal ini, demi terciptanya lingkungan alam yang sehat seperti yang kita dan banyak orang idamkan.











Udara merupakan unsur terpenting bagi kehidupan, dengan udara kita bernapas. Tubuh kita membutuhkan oksigen atau udara yang sehat, akan tetapi hal ini sangat bertolak belakang dangan realita yang ada di kota – kota besar seperti Jakarta ini. Banyaknya volume kendaran akan menyebabkan terjadinya kemecetan dan hal ini akan berimbas pada semakin banyaknya gas buang kendaraan yang mencemari udara yang kita hirup. Minimnya taman kota yang sehatusnya dapat menjadi area paru – paru kota dan minimnya kesadaran masyarakat untuk meminimasir penggunaan kendaraan bermotor semakin memperkeruh keadaan yang terjadi saat ini.
Di daerah – daerah berkembang, saat ini banyak terjadi alih fungsi lahan. Lahan yang sebelumnya diperuntukkan sebagai hutan lindung ataupun daerah resapan air saat ini di sulap menjadi lahan – lahan industry. Banyak pohon atau hutan yang di tebang secara liar demi kepentingan dan maksud tertentu, dan juga dengancara pembakaran hutan. Pembakaran hutan sudah pasti akan berdampak luas dan buruk. Hal ini dikarenakan akan semakin sedikitnya habitat dari binatang dan juga asap yang ditimbulkan akan menjadi sumber polusi dan sumber penyakit seperti ispa. Sesak napas, atau bahakan TBC. Pembakaran hutan yang dalam jumlah berhektar – hektar inilah yang menyebabkan asap polusi dalam intensitas tinggi dan dalam waktu yang berkepanjangan. Tak jarang dalam suatu kota atau daerah tersebut terjadi kabut asap yang sangat menggangu aktifitas dan kesehatan masyarakat.

Disisi lain, Jakarta yang merupakan pusat ekomoni dan industry di Indonesia menjadikan kota ini menjadi kota yang sangat berpolusi. Selain banyaknya kendaraan bermotor banyaknya pabrik – pabrik yang berkembang juga menjadi salah satu penyumbang asap polusi bagi ibu kota tercinta ini. Perlu adanya kepedulian dari semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini, mulai dari penguraian kemacetan yang selama ini menjadi ujung tombak pencemaran udara dan pemborosan bahan bakar minyak, dan juga penertiban dan standarisasi operasional dari pabrik – pabrik yang beropersi di kawasan Jakarta ini. Hal yang sederhana yang dapat kita lakukan adalah biasakan untuk tidak melakukan pengasapan sekecil apapun, seperti merokok, penggunaan kendaraan yang tidak penting dan juga biasakan diri untukl peduli dengan lingkungan hijau di daerah kota Jakarta.

Sebagian besar kegiatan kita dilakukan diatas tanah tempat dimana kita berpijak. Tanah juga merupakan unsure terpenting bagi petani dalam bercocok tanam. Ada berbagai macam jenis tanah di Indonesia, dan semua memiliki kegunaan dan fungsinya masing – masing. Akan tetapi yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana kita sebagai manusia dalam melestarikan dan menjaga agar tanah yang kita gunakan sebagai pijakan dalam beraktifitas ini dapat terus bersahabat, terjaga kelestarian dan lingkungannya.
Ada beberapa faktor yang merusak dari lingkungan tanah diantaranya ialah :
Ø    Didaerah – daerah saat ini mulai adanya praktik penebangan hutan secara liar. Hal ini akan berdampak pada kualitas dan kekuatan tanah itu sendiri. Air tanah atau air hujan yang sebelumnya dapat diserap dengan baik oleh pohon kita langsung masuk kedalam tanah, hal ini menyebakan tanah akan menjadi rentan terjadinya longsor. Fenomena inilah yang saat ini terjadi di masyarakat kita.
Ø    Alih fungsi lahan (tanah) banyak para pegembang atau proyektor yang mengalihkan fungsi lahan untuk bangunan – bangunan yang lebih bernilai ekonomis. Tanah yang sebelumnya dapat menyerap air dengan baik diubah menjadi aspal atau plesteran yang sangat anti terrhadap air, hal ini akan menyebabkan terjadinya air menjadi menggenang dimana – mana.
Ø    Membuang sampah plastic sembarangan. Seharusnya masyarakat dapat lebih bijak dalam memilah – milah sampah, mana sampah yang organic atau mana yang non organic. Didaerah atau di kota – kota besar sudah banyak tersedia temapt – tempat sampah khusus untuk samapah organic dan samapah nion organic, akan tetepai kembali kepada tingkat kesadara masyarkatnyalah yang masih kurang, sehingga fungsi tempat – tempat sampah tersebut menjadi sia – sia.
Ø    Sampah plastic pada dasarnya tidak dapat hancur dan menyatu dengan tanah, oleh karena itu sampah plastic yang dibuang sembarangan hanya akan memimbulkan kerusakan pada lingkungan tanah.
Ø    Penggunaan pestisida secara berlebihan. Pestidisida memang berguna untuk mengurangi hama tanaman, akan tetapi penggunaan pestisida secara berlebihan justru akan berbahaya. Bukan hanya berbahaya bagi hasil tanamannya tetapi juga kepada unsur tanahnya. Penggunaan pestisida yang berlebihan akan membuat unsur hara didalam tanah akan rusak. Hal ini akan menimbulkan damapak negative bagi anak cucu kita dalam bercocok tanam dan dalam pemenuhan kebutuhan pangannya.




Kesimpulan dari penulisan makalah ini adalah tentang bagaimana kita sebagi masyarakat untuk bersedia dan mampu berupaya dalam pelestarian lingkungan yang dimulai dari hal terkecil yaitu rumah dan keluarga kita sendiri. Kebiasaan hidup hemat dan sehat merupakan landasan utama dalam pelestarian lingkungan. Kita sebagi masyarakat juga diharapkan dapat ikut serta dalam pengawasan terhadap pembangunan oleh perusahaan – perusahaan yang mengeksploitasi sumber daya alam Indonesia tanpa tanggung jawab sosial yang sepadan.
Perusahaan yang beropersi di Indonesia, baik itu tambang, gas alam, minyak bumi, dan lainnya sudah sepantasnya mereka dapat melalukan program Corporate Social Responsibility (CSR) tentang bagiamana mereka untuk ikut andil dalam pelestarian lingkungan dan juga kesejahteraan masyarakat sekitar pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya.
Rasa memiliki, kepedulian dan keikutsertaan dalam menjaga lingkungan hidup harusnya di tumbuhkan oleh setiap individu masyaarakat. Hal ini di karenakan perlu adanya peran serta dari semua lapisan masyarakat demi terciptnya suatu lingkungan yang sehat seperti apa yang selama ini kita idamkan, dan juga proses pengawasan terhadap perusahaan agar lingkungan tetep terjaga dan terciptanya pembangunan yang berkelanjutan.

                                            

Kelangsungan hidup berbagai mahluk hidup di muka bumi kian terancam. Sudah saatnya setiap orang ikut menangani dengan cara masing-masing dan sesegera mungkin. Pastikan semua menggunakan solusi dan teknologi yang ramah lingkungan.
Hemat energi
·       Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
·       Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
·       Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
Hemat air
·       Matikan keran saat sedang menggosok gigi
·       Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
·       Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
·       Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.

Hemat kayu dan kertas
·       Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
·       Gunakan kembali amplop bekas
Kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle)
·       Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia
·       Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
·       Gunakan baterai isi ulang
·       Pilih kalkulator bertenaga surya
·       Simpan makanan dalam wadah keramik, hindar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar